

Sejak Minggu (14/2), program bantuan bergulir Yayasan Prananda Surya Paloh (PSP Foundation) khusus untuk untu peternakan sapi dan domba dimulai. Caranya, kelompok peternakan diberi bantuan hewan ternak dan tahun selanjutnya, bantuan diberikan pada kelompok lain di wilayah serupa. Selain untuk menguatkan pertahanan pangan khususnya daging, kotoran ternakpun diupayakan diolah menjadi bahan bakar mineral (BBM) seperti gas.
Pendiri PSP Foundation, Prananda Surya Paloh melalui akun pribadinya menjelaskan, langkah pertama adalah menberi bantuan ternak pada 2 kelompok petani di Deliserdang.
“Mereka yang memperoleh bantuan telah melalui verifikasi dan survey menyeluruh yang dipimpin Ketua PSP Foundation, Gandi Febraska manurung. Selain bantuan ternak juga diberikan ilmu pengetahuan kesehatan hewan. Atas usul sejumlahj simpatisan, diupayakan kotorannya menjadi BBM, “ tulis anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem itu.
Kelompok yang memperoleh bantuan harus melaporkan progres program minimal 3 bulan sekali, bersamaan dengan agenda reses anggota legislatif asal Dapil Sumut 1 tersebut. “ PSP Foundation berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi pada penguatan Sumatera Utara sebagai stok pangan. Atau setidaknya dapat membantu, meskipun tidak seberapa, pada usaha pemerintah untuk ekonomi kerakyatan,” tulisnya sambilo mengucapkan Happy Valentine’s day. “Penentuan penerimaan bantuan usai kunjungan reses tiga hari di Deliserdang, Serdangbedagei hingga Tebingtinggi”.
Gandi Manurung menambahkan, peternakan tersebut dipilih diwilayah yang memiliki lingkungan asri dengan rerumputan sebagai pakan ternak. “Tentang kajian kotorannya menjadi BBM, pasti PSP Foundation mempertimbangkan untuk dikembangkan dalam program lanjutan PSP Foundation,” tutupnya.
Sumber : SIB (16/2)