

PSP News — Pengurus DPP Garda Pemuda NasDem (GPND) resmi dikukuhkan. Mereka dilantik langsung Ketua Umum DPP GPND Prananda Surya Paloh di Gedung Joeang 45, Jakarta, Senin kemarin. Dalam pidatonya dia mengingatkan para pemuda untuk menjaga ingatan kolektif atas sejarah perjuangan bangsa.
Sebagai organisasi sayap kepemudaan dari Partai NasDem, berbagai kegiatan baik bersifat sosial maupun politik telah dilakukan. GPND juga menjadi salah satu pilar pencapaian Partai NasDem dalam Pemilu 2014 lalu dengan meraup lebih dari 8 juta pemilih.
Adapun Gedung Joeang 45 dipilih sebagai tempat pelantikan adalah untuk menegaskan bahwa perjuangan mewujudkan Restorasi Indonesia memiliki garis genealogis dengan arah revolusi Indonesia. Selain itu, di hadapan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, menghadiri acara tersebut, Prananda mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kaum muda kita saat ini terjangkiti gejala ‘political menopause’.
“Hal ini bisa bermakna ganda. Pertama, kaum muda kita apolitis dan abai pada problem kebangsaan kontemporer. Kedua, para pemuda yang berpolitik namun di pikirannya hanya soal jabatan dan kekayaan semata,” kata Prananda dalam keterangannya, Selasa (18/4).
Anggota Komisi I DPR RI ini juga mengajak para pemuda untuk melahirkan banyak karya maju dan progresif agar tidak terjangkiti ‘political menopause’. Anda yang penulis, ayo tulis buku. Anda yang sineas, ayo produksi film-film yang mencerdaskan. Anda yang entrepreneur, ayo kembangkan industri rakyat. Anda yang petani, ayo kembangkan sektor agraria kita,” tegasnya.
Dia juga menegaskan GPND bakal menjadi wadah bagi para pemuda. Dia bahkan optimistis organisasi kepemudaan yang dipimpinnya saat ini mampu memenangkan hati para pemuda Indonesia dalam Pemilu 2019 nanti dengan target 15 juta pemilih dari kalangan pemuda.
Tidak hanya itu, dia juga memastikan target kader GPND masuk dan duduk di DPR RI sebanyak 10 kursi dan DPRD provinsi/kota 30 persen. “Saya optimistis dengan modal yang sudah ada kita bisa menjadi tiga besar partai pemenang Pemilu 2019,” terangnya.
Sumber: Merdeka