

PSP News, Surabaya — Politisi muda yang juga putra Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Prananda Surya Paloh memastikan tidak turun langsung menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan Capres-Cawapres Jokowi-KH maruf Amin.
Caleg muda Partai Nasdem itu mengaku tidak memungkinkan jika harus kampanye pileg dan pilpres secara bersamaan.
Prananda Surya Paloh ingin dirinya fokus untuk prosesnya running untuk periode kedua di Senayan melalui Pileg 2019 nanti.
Sebagaimana diketahui, politisi muda berusia 30 tahun yang kini menjadi anggota Komisi 1 DPR RI itu kembali nyaleg di daerah pemilihan di Sumut 1.
BACA JUGA : Tak Jadi Jurkam untuk Jokowi-Kiai Ma’ruf, Prananda Surya Paloh Pilih Fokus Pemenangan Pileg
“Kalau jadi jurkam saya melihat masih banyak tokoh yang lain. Saya hanya ingin fokus di dapil saya di Medan, sebab nggak mungkin juga saya bagi diri saya Jakarta-Medan,” kata Prananda, Rabu (24/10/2018), usai menghadiri seminar kepemudaan di UINSA Surabaya itu.
Prananda Surya Paloh mengatakan, Nasdem miliki target besar dalam Pileg 2019 mendatang.
Fokus Nasdem adalah ingin menjadi partai tiga besar pemenang Pileg.
Sehingga ia harus memilih dan berbagi tugas dengan kader Nasdem yang lain untuk bisa berseiring. Antara Pileg dan Pilpres.
“Tapi jangan salah, Partai Nasdem miliki tempat strategis dalam pengusung capres dan cawapres nomor urut 1. Jadi kita akan tetap berupaya memaksimalkan pemenangan dalam Pilpres,” tegas Prananda ini.
Lebih lanjut, terkait target pemenangan Pileg, Partai Nasdem dikatakan Prananda sudah sinergi dan melakukan konsolidasi dengan DPW dan juga semua lini. Agar nantinya bisa mendapatkan kursi maksimal di legislatif.
“Kita di Jatim berharap ada 11 DPR RI yang bisa terisi dari Jatim. Sabtu depan kita juga akan bertemu konsolidasi pemenangan Pileg,” tandas Prananda.